Jl. Ir. Soekarno Ngawi, Ngawi, Jawa Timur
Block
Selamat Datang di Website
PENGADILAN AGAMA NGAWI
PENGUMUMAN
Pengumuman
PROFIL SDM
Profil SDM
STATISTIK PEKARA
Statistik Perkara
BERITA LAINNYA
Berita Terkini

Milad IKAHI ke-73 Dorong Profesionalisme Hakim Dan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik

IKAHI 22 APRIL 2026

Ngawi, 22 April 2026 — Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) menggelar Seminar Nasional yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 dilaksanakan pada tanggal 21–22 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara terpusat di Balairung Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia dan diikuti secara daring melalui Zoom oleh pengurus daerah serta pengurus cabang di seluruh Indonesia, IKAHI Ngawi mengikuti acara ini di ruang Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Acara tersebut mengusung tema “Hakim Terpercaya, Rakyat Sejahtera” sebagai refleksi peran strategis hakim dalam menegakkan keadilan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Partisipasi IKAHI Ngawi dalam kegiatan ini diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Ketua Pengadilan Negeri Ngawi Raja Mahmud, S.H., M.H., serta seluruh hakim dari lingkungan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Ngawi. Mereka mengikuti rangkaian acara secara daring dengan penuh antusias dari Media Center PA Ngawi, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan IKAHI.

 

Selama dua hari pelaksanaan, seminar menghadirkan berbagai narasumber kompeten yang membahas isu-isu aktual terkait peradilan, termasuk tantangan digitalisasi hukum, etika profesi hakim, serta upaya peningkatan pelayanan publik di lembaga peradilan. Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan dan pengalaman, sehingga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi kemajuan dunia peradilan di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang IKAHI selama 73 tahun, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas antarhakim di seluruh Indonesia. Dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan, para peserta diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban oleh profesi hakim sebagai penjaga keadilan. Sejalan dengan tema yang diangkat, integritas dan kepercayaan publik menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Hakim yang berintegritas adalah pilar utama tegaknya keadilan, dan dari keadilan itulah kesejahteraan rakyat akan tumbuh,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

  • Hits: 188

PTA Surabaya Adakan Pembinaan Monitoring dan Evaluasi PNBP Fungsional Dari BADILAG

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menyelenggarakan kegiatan pembinaan pada Senin, 20 April 2026, yang berfokus pada Monitoring dan Evaluasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama terkait pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) fungsional di lingkungan Badan Peradilan Agama. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PTA Surabaya sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola administrasi dan keuangan peradilan yang transparan dan akuntabel. Acara tersebut diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom oleh seluruh Pengadilan Agama wilayah PTA Surabaya. PA Ngawi, dihadiri oleh Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H., yang didampingi oleh Bendahara Penerima Riofitri Susanti, A.Md., serta Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., yang turut didampingi oleh Kasir Nur Fitriyan Syah, S.H.

Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait mekanisme pengelolaan PNBP fungsional, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan administrasi keuangan di satuan kerja peradilan agama. Selain itu, agenda ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara PTA Surabaya dengan satuan kerja di bawahnya dalam rangka optimalisasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Monitoring dan evaluasi ini dinilai pentinguntuk memastikan bahwa setiap penerimaan negara dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

PTA 20 APRIL 2026

PTA Surabaya dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan PNBP fungsional harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi atas implementasi kebijakan yang telah berjalan di masing-masing satuan kerja. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan serta pengalaman terkait pengelolaan PNBP di unit kerja masing-masing. Pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar satuan kerja peradilan agama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan integritas aparatur peradilan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebagai penutup, PTA Surabaya menegaskan pesan penting dalam pembinaan tersebut bahwa "pengelolaan keuangan negara bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal integritas". Demikian disampaikan dalam sesi pengarahan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk PA Ngawi, semakin optimal dalam melaksanakan pengelolaan PNBP fungsional secara profesional dan akuntabel.

  • Hits: 139

Seminar Latsar CPNS PA Ngawi Dorong Digitalisasi Layanan Legalisir Akta Cerai Online

Alfira 20 April 2026

Seminar Evaluasi Latsar CPNS Pengadilan Agama Ngawi yang diikuti oleh Alfira Nurdiana, A.Md.Kom., digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kampus Badan Strategi dan Diklat Hukum dan Peradilan c.q. Pusdiklat Manajemen. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan aktualisasi dalam Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan mengukur capaian kompetensi peserta. Seminar berlangsung secara formal dengan menghadirkan sejumlah penguji dan pihak terkait, serta diikuti secara daring oleh mentor peserta, Hakim Pengadilan Agama Ngawi, Muh Yusuf, S.H.I., M.H.

Dalam seminar tersebut, Alfira memaparkan inovasi bertajuk “Digitalisasi Legalisir Akta Cerai Online Berbasis QR Code”. Inovasi ini dirancang sebagai solusi atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam proses legalisir dokumen akta cerai. Melalui pemanfaatan teknologi QR code, masyarakat diharapkan dapat melakukan verifikasi dokumen secara mandiri tanpa harus datang langsung ke kantor pengadilan.

Kegiatan seminar evaluasi ini tidak hanya menjadi ajang presentasi hasil aktualisasi, tetapi juga forum diskusi yang konstruktif antara peserta, penguji, dan mentor. Muh Yusuf yang hadir secara daring memberikan sejumlah masukan strategis guna menyempurnakan implementasi inovasi tersebut. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem digital yang diusulkan.

Pelaksanaan seminar berjalan dengan tertib dan interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Alfira Nurdiana memulai presentasi dengan menjelaskan latar belakang permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam proses legalisir akta cerai yang masih dilakukan secara manual dan cenderung memakan waktu. Ia kemudian menguraikan tujuan inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi layanan publik serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan. Dalam pemaparannya, Alfira juga menjelaskan tahapan perancangan sistem, mulai dari analisis kebutuhan, desain aplikasi, hingga uji coba penggunaan QR code sebagai alat verifikasi dokumen. Para penguji memberikan berbagai pertanyaan kritis terkait keamanan data, potensi kendala teknis, serta integrasi sistem dengan layanan yang sudah ada. Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme semua pihak dalam mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan agama. Selain itu, Alfira juga memaparkan hasil uji coba yang menunjukkan adanya peningkatan kecepatan layanan secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa CPNS mampu menghadirkan gagasan inovatif yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Alfira menyampaikan harapannya agar inovasi yang diusung dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di Pengadilan Agama Ngawi. “Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan hukum yang lebih mudah diakses, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya. Seminar evaluasi ini menjadi langkah penting dalam mencetak aparatur sipil negara yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

  • Hits: 136

Inovasi Seminar Latsar CPNS PA Ngawi, QR Code Sebagai Digitalisasi Pelaporan dalam Pengelolaan Sarana Prasarana

Seminar Evaluasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali digelar sebagai bagian dari proses pembinaan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas. Kegiatan ini diikuti oleh Araisa Namia, S.T., CPNS Pengadilan Agama Ngawi, dengan mengusung inovasi bertajuk digitalisasi pelaporan kerusakan sarana dan prasarana berbasis QR Code. Seminar tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Kampus Badan Strategi dan Diklat Hukum dan Peradilan c.q. Pusdiklat Manajemen. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguji sekaligus mengevaluasi hasil aktualisasi peserta selama menjalani masa pelatihan dasar.

Seminar ini dihadiri secara daring oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., yang juga bertindak sebagai mentor dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mentor secara virtual tidak mengurangi esensi pembimbingan, karena proses diskusi dan evaluasi tetap berlangsung aktif dan konstruktif. Dalam kesempatan tersebut, mentor memberikan berbagai masukan strategis guna penyempurnaan inovasi yang dipresentasikan.

Adapun inovasi yang diangkat oleh peserta berfokus pada digitalisasi sistem pelaporan kerusakan sarana dan prasarana melalui pemanfaatan teknologi QR Code. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala dalam pelaporan manual yang dinilai kurang efektif dan efisien. Dengan sistem berbasis QR Code, diharapkan setiap pengguna fasilitas dapat dengan mudah melaporkan kerusakan secara cepat, akurat, dan terdokumentasi secara sistematis. Dalam pemaparannya, Araisa Namia, S.T. menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk meningkatkan responsivitas pengelolaan sarana prasarana sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan agama. Selain itu, inovasi ini juga bertujuan untuk meminimalisasi keterlambatan penanganan kerusakan serta meningkatkan transparansi dalam proses pelaporan. Peserta juga memaparkan tahapan implementasi, mulai dari perancangan QR Code, integrasi dengan sistem pelaporan, hingga evaluasi penggunaan.

Raisa 20 april 2026

Kegiatan seminar berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme dari para penguji maupun peserta lainnya. Berbagai pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan sebagai bagian dari proses evaluasi guna menyempurnakan inovasi yang diusulkan. Diskusi yang berkembang menunjukkan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan dalam mendukung kinerja lembaga peradilan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sesi evaluasi yang berlangsung cukup mendalam, mentor menyoroti pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak hanya berhenti pada tahap aktualisasi Latsar, tetapi dapat benar-benar diimplementasikan secara nyata di satuan kerja. Ia juga menekankan perlunya sinergi antara sumber daya manusia dan dukungan teknologi agar inovasi dapat berjalan optimal. Selain itu, aspek keamanan data menjadi perhatian utama mengingat sistem yang dibangun berbasis digital dan melibatkan pelaporan secara terbuka. Peserta menerima berbagai masukan tersebut dengan baik dan menunjukkan kesiapan untuk melakukan perbaikan. Proses evaluasi ini juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga dalam meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon aparatur sipil negara. Tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi permasalahan di lingkungan kerja. Hal ini mencerminkan tujuan utama dari pelatihan dasar CPNS, yaitu membentuk ASN yang kompeten, berintegritas, dan inovatif.

Menutup kegiatan, Ahsan Dawi menyampaikan pesan yang menjadi refleksi penting bagi peserta, “Inovasi bukan hanya tentang ide baru, tetapi tentang keberanian untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata dan berkelanjutan.” Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi.

  • Hits: 177

Pertemuan Rutin Dharmayukti Karini Cabang Ngawi di Pengadilan Agama Ngawi

Pertemuan rutin Dharmayukti Karini Cabang Ngawi dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antaranggota Dharmayukti Karini di lingkungan peradilan Kabupaten Ngawi. Acara tersebut dihadiri oleh Istri Ketua Pengadilan Negeri Ngawi, Istri Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi Lailatul Hidayati, para ibu hakim, serta seluruh anggota Dharmayukti Karini Cabang Ngawi.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai agenda rutin organisasi yang dikemas dalam suasana Halal Bi Halal pasca Hari Raya Idulfitri. Tujuan utama kegiatan adalah mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan solidaritas, serta menjaga keharmonisan antaranggota. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi dan koordinasi dalam mendukung peran Dharmayukti Karini di lingkungan peradilan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dharmayukti Karini Cabang Ngawi yang dalam hal ini disampaikan oleh Ibu Ketua Pengadilan Negeri Ngawi selaku ketua cabang. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam organisasi. Setelah itu, sambutan tuan rumah disampaikan oleh Hakim Pengadilan Agama Ngawi, Sapuan, S.H.I., M.H., yang mewakili PA Ngawi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang penuh kehangatan tersebut.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengocokan arisan yang berlangsung meriah dan penuh antusias dari para peserta. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize yang menambah keceriaan dalam acara tersebut. Tidak hanya itu, kegiatan juga diramaikan dengan bazar UMKM yang diinisiasi oleh anggota Dharmayukti Karini, di mana para ibu-ibu turut menjual berbagai produk makanan dan kerajinan. Bazar ini menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga besar peradilan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keakraban di antara para peserta.

Dharmayukti 17 april 2026

Kegiatan Halal Bi Halal ini juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan peradilan. Para peserta tampak saling berinteraksi hangat dan menikmati seluruh rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran seluruh unsur Dharmayukti Karini Cabang Ngawi menunjukkan tingginya antusiasme dalam menjaga tradisi organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan yang mempererat tali silaturahmi. “Kebersamaan bukan hanya tentang hadir bersama, tetapi tentang saling menguatkan dalam setiap langkah,” demikian pesan yang disampaikan dalam penutup acara.

  • Hits: 165

Page 11 of 101

Visitor :

Today: 62
Yesterday: 65
This Week: 304
Last Week: 482
This Month: 1,635
Last Month: 6,782
This Year: 18,238
Last Year: 20,315
Total: 38,553
Indonesia 67.8% Indonesia
United States of America 11.5% United States of America
Singapore 4.3% Singapore
China 3.4% China
Hong Kong 2.4% Hong Kong

Total:

99

Countries

 

Pengadilan Agama Ngawi :

Jl. Ir. Soekarno, Ngawi . Kode Pos 63214

Jawa Timur - Indonesia

Telp. (0351) 749160

Email : pa.ngawi@gmail.com

__________________________________

Social Media :

pa.ngawi

pengadilan.agama.ngawi

pa.ngawi.1882

pengadilanagama.ngawi

pa_ngawi

 

 

Jam Pelayanan :

Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB

Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

___________________________

Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB

Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB

 

 

Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi

CCTV
Facebook YouTube Instagram WhatsApp X X