Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Ngawi, 1 April 2026 — Pengadilan Agama (PA) Ngawi mengikuti kegiatan Presentasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) di wilayah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan berlangsung di ruang Media Center PA Ngawi. Presentasi tersebut diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, serta seluruh Tim Pembangunan Zona Integritas PA Ngawi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat komitmen satuan kerja dalam mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani.
Presentasi berlangsung pada pukul 11.15 hingga 11.35 WIB dengan melibatkan Ketua Pengadilan Agama beserta Tim Pembangunan Zona Integritas sebagai pemapar utama. Dalam kegiatan ini, masing-masing satuan kerja diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian, inovasi, serta strategi pembangunan ZI yang telah dijalankan. PA Ngawi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bersama antar satuan kerja di wilayah PTA Surabaya.

Dalam pemaparannya, Ketua PA Ngawi menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan langkah strategis dalam menciptakan peradilan yang transparan dan akuntabel. Ia menyampaikan berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan, mulai dari peningkatan pelayanan berbasis teknologi hingga penguatan pengawasan internal. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen pegawai. Hal ini menunjukkan komitmen kuat PA Ngawi dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kegiatan presentasi ini berlangsung dengan tertib dan interaktif. Para peserta mengikuti jalannya acara dengan penuh perhatian dan antusiasme. Sesi tanya jawab menjadi bagian penting dalam menggali lebih dalam terkait inovasi dan tantangan yang dihadapi dalam pembangunan ZI. Melalui diskusi tersebut, diharapkan setiap satuan kerja dapat saling berbagi pengalaman dan solusi. Hal ini menjadi nilai tambah dalam memperkuat kualitas pembangunan Zona Integritas di lingkungan peradilan agama.
Partisipasi aktif PA Ngawi dalam kegiatan ini mencerminkan keseriusan dalam membangun budaya kerja yang profesional, bersih, dan melayani. Seluruh tim yang hadir menunjukkan sinergi yang baik dalam mendukung program pembangunan ZI. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang perlu diperbaiki ke depan. Dengan adanya presentasi ini, diharapkan PA Ngawi dapat terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, PA Ngawi semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang nyata. Pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar program, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang membutuhkan konsistensi dan integritas seluruh pegawai. Dengan dukungan pimpinan dan kerja sama tim yang solid, tujuan tersebut diyakini dapat tercapai. “Zona Integritas bukan hanya tentang penilaian, tetapi tentang perubahan nyata dalam budaya kerja menuju pelayanan yang lebih baik dan bersih,” menjadi pesan yang menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan yang berintegritas.

Ngawi, 1 April 2026 — Pengadilan Agama (PA) Ngawi menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Khotmil Qur’an dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Multimedia Center PA Ngawi dan dihadiri oleh seluruh pegawai. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan integritas aparatur peradilan agama. Dengan suasana penuh kekeluargaan, kegiatan berlangsung tertib dan khidmat dari awal hingga akhir.
Acara dipandu oleh Araisa Namia, S.T. dan Di'ama Kamelia Agustin, S.H. yang memandu jalannya kegiatan secara profesional dan komunikatif. Kehadiran seluruh pegawai menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai organisasi. Selain sebagai ajang saling memaafkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan kerja yang harmonis. Momentum Idul Fitri dimanfaatkan untuk membangun semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Ketua PA Ngawi, A. Mahfudin, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerja. Ia juga menekankan bahwa kebersamaan dan integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan lembaga peradilan yang profesional. Seluruh pegawai diharapkan mampu menjaga nilai-nilai tersebut dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Selanjutnya, acara inti Halal Bihalal diisi oleh Muh Yusuf, S.H.I., M.H. dengan mengangkat tema “Memperkuat Silaturahmi, Meningkatkan Integritas Menuju Peradilan Agama Ngawi yang Modern Berkelas Dunia.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa silaturahmi tidak hanya bermakna hubungan sosial, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun kepercayaan dan kerja sama tim. Nilai integritas, menurutnya, harus diwujudkan dalam sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan sarat makna kebersamaan. Para peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan antusias dan penuh perhatian. Interaksi antarpegawai terlihat hangat, mencerminkan suasana kekeluargaan yang erat di lingkungan PA Ngawi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah refleksi bersama untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berintegritas tinggi.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Khotmil Qur’an dan doa oleh Umbar Muchsid. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menambah kekhusyukan suasana, diikuti doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan PA Ngawi. Acara kemudian diakhiri dengan saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Melalui kegiatan ini, seluruh pegawai diharapkan dapat membawa semangat baru dalam bekerja dan terus menjaga nilai-nilai kebersamaan. “Silaturahmi yang terjaga akan melahirkan kekuatan, dan dari kekuatan itulah integritas akan tumbuh untuk membangun peradilan yang lebih baik,” menjadi pesan yang menguatkan seluruh peserta.

Pengadilan Agama (PA) Ngawi berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam kegiatan PTA Surabaya Award Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Perkara di lingkungan PTA Surabaya yang diikuti oleh seluruh satuan kerja Pengadilan Agama di wilayah Jawa Timur. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kinerja satuan kerja di lingkungan peradilan agama. Dalam kegiatan tersebut, PA Ngawi dihadiri oleh Ketua, Panitera, serta Sekretaris Pengadilan Agama Ngawi yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga sesi penyerahan penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Pengadilan Agama Ngawi memperoleh Penghargaan Peringkat I Pelaksanaan Kinerja Layanan Eksekusi Beban Perkara 1001 s.d 2500 pada daftar satuan kerja penerima Anugerah Mahkamah Agung Tahun 2025 yang diberikan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Selain itu, dalam ajang PTA Surabaya Award Tahun 2025, PA Ngawi juga berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya Juara III Kinerja Pelaporan Perkara, Juara Harapan Kinerja Upaya Hukum Banding, Juara I Kinerja Keberhasilan Eksekusi, Juara II Kinerja Kedisiplinan Pegawai kategori kurang dari 45 pegawai, Juara I Perencanaan Anggaran DIPA 04, Juara II Kinerja Penerimaan Hibah Terbesar, Juara I Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) DIPA 04 dengan pagu kecil kurang dari Rp130 juta, serta Juara III Kinerja Indeks Pengelolaan Aset (IPA).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang ditandai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Mahkamah Agung, serta Mars Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PTA Surabaya sekaligus pembukaan acara. Selanjutnya dilaksanakan rapat koordinasi yang berisi pembinaan dan penyampaian hasil Rakor Badan Peradilan Agama, sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta pemaparan materi terkait pengawasan, kepaniteraan, dan kesekretariatan. Setelah rangkaian rapat koordinasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara PTA Surabaya Award yang menjadi momen pemberian penghargaan kepada satuan kerja berprestasi di lingkungan PTA Surabaya.

Ketua Pengadilan Agama Ngawi menyampaikan bahwa capaian penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh aparatur Pengadilan Agama Ngawi dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas kinerja yang telah dicapai, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas. “Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur Pengadilan Agama Ngawi. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan peradilan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui penghargaan ini diharapkan Pengadilan Agama Ngawi dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan lembaga peradilan agama, khususnya di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. RF

Ngawi — Pengadilan Agama (PA) Ngawi menggelar kegiatan tausiyah Ramadan yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Mushola Al-Mahkamah Pengadilan Agama Ngawi setelah pelaksanaan salat Dhuhur berjamaah. Tausiyah tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai PA Ngawi sebagai bagian dari kegiatan pembinaan rohani selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pegawai dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, tausiyah Ramadan juga menjadi sarana refleksi diri agar setiap individu dapat memperbaiki sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Acara tausiyah dipandu oleh Yanti Muslikah, A.Md., yang mengarahkan jalannya kegiatan dengan tertib dan khidmat. Suasana kebersamaan tampak terasa di antara para pegawai yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin selama bulan Ramadan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Dengan adanya kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
Tausiyah atau kultum dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Hakim Pengadilan Agama Ngawi, Sapuan, S.H.I., M.H. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Daging Menyelamatkan atau Malah Petaka untuk Kita.” Tema tersebut menyoroti pentingnya menjaga diri dari mengikuti hawa nafsu yang dapat menjerumuskan manusia pada perbuatan maksiat. Menurutnya, manusia harus mampu mengendalikan diri agar tidak terjebak pada hal-hal yang dapat merusak keimanan.
Dalam penjelasannya, Sapuan menyampaikan bahwa keimanan seseorang dapat meningkat apabila ia senantiasa taat dan patuh kepada Allah SWT. Sebaliknya, keimanan juga dapat berkurang apabila seseorang terbiasa melakukan kemaksiatan. Oleh karena itu, setiap individu perlu menjaga hati dan perilakunya agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah. Ia juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Lebih lanjut, Sapuan menjelaskan bahwa pengendalian diri menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas iman seseorang. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, serta memperbanyak amal ibadah. Menurutnya, kebiasaan baik yang dibangun selama Ramadan diharapkan dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja. Dengan demikian, nilai-nilai keislaman tidak hanya menjadi teori, tetapi juga tercermin dalam sikap dan tindakan. Melalui pengendalian diri yang baik, seseorang akan mampu menjaga kehormatan diri serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam tausiyahnya, Sapuan juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga iman dengan memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi perbuatan yang dilarang agama. “Keimanan seseorang akan bertambah dengan ketaatan kepada Allah, dan akan berkurang ketika seseorang terjerumus dalam kemaksiatan. Oleh karena itu, kendalikan hawa nafsu agar daging ini menjadi penyelamat, bukan menjadi petaka bagi kita,” pesannya.

Kegiatan tausiyah Ramadan ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh pegawai PA Ngawi. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat spiritual dan nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh di lingkungan kerja. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat karakter religius di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi.
Page 9 of 93
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi