Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Ngawi, 8 April 2026 — Pengadilan Agama (PA) Ngawi menggelar kegiatan sosialisasi internal terkait penggunaan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) berbasis web pihak melalui metode pemindaian (scan). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Multimedia Center PA Ngawi dan diikuti oleh seluruh pegawai. Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh CPNS, Di’ama Kamelia Agustin, S.H., sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman teknologi informasi dalam pelayanan peradilan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan administrasi perkara melalui optimalisasi penggunaan SIPP web pihak. Dengan sistem berbasis digital dan dukungan fitur scan, diharapkan proses penginputan dan pelacakan dokumen perkara menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi sarana pembelajaran bersama dalam menghadapi transformasi digital di lingkungan peradilan agama.
Dalam pelaksanaannya, Di’ama Kamelia Agustin, S.H. menyampaikan materi secara sistematis mulai dari pengenalan SIPP web pihak, tata cara penggunaan fitur scan, hingga simulasi langsung penggunaan sistem. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba langsung proses pemindaian dokumen dan pengunggahannya ke dalam sistem. Hal ini dilakukan agar seluruh pegawai memiliki pemahaman yang seragam serta mampu mengimplementasikan sistem tersebut dalam pekerjaan sehari-hari.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PA Ngawi dalam mendukung modernisasi layanan peradilan berbasis teknologi informasi. Dengan adanya pemanfaatan SIPP web pihak melalui scan, diharapkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dapat dilakukan secara lebih transparan, cepat, dan akuntabel. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur peradilan.
Dalam sesi diskusi, para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait kendala teknis maupun prosedural yang mungkin dihadapi saat menggunakan sistem. Narasumber memberikan penjelasan secara rinci dan solutif, sehingga setiap permasalahan dapat dipahami dengan baik. Interaksi ini menunjukkan tingginya minat dan keseriusan pegawai dalam menguasai sistem yang disosialisasikan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung selama beberapa jam dengan suasana yang kondusif dan interaktif. Seluruh pegawai PA Ngawi menunjukkan partisipasi aktif, mulai dari mendengarkan materi hingga praktik langsung. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tidak ada lagi hambatan dalam implementasi SIPP web pihak berbasis scan di lingkungan PA Ngawi. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama dalam keberhasilan transformasi digital ini.

Di’ama Kamelia Agustin, S.H. dalam penutupannya menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi bukan hanya sekadar tuntutan, tetapi juga kebutuhan dalam meningkatkan kualitas layanan publik. “Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, cepat, dan transparan,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus belajar dan tidak ragu menghadapi perubahan. Menurutnya, sistem yang baik harus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antarpegawai sangat diperlukan dalam proses implementasi sistem baru. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya ketelitian dalam setiap proses input data. Kesalahan kecil dalam sistem dapat berdampak besar pada administrasi perkara. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pegawai dapat bekerja dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis bahwa PA Ngawi mampu menjadi peradilan yang modern dan unggul dalam pelayanan berbasis teknologi.

Gresik — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menggelar kegiatan Halal Bihalal yang diikuti oleh seluruh pimpinan satuan kerja peradilan agama se-Jawa Timur. Acara ini berlangsung khidmat di Gresik dan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PTA Surabaya serta dihadiri oleh para ketua, wakil ketua, sekretaris, dan panitera dari berbagai pengadilan agama di wilayah Jawa Timur.
Ketua PTA Surabaya dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan sinergi antar aparatur peradilan agama. Ia menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga sarana untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam suasana penuh kehangatan, para peserta saling bermaafan sebagai wujud mempererat hubungan profesional dan personal. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat koordinasi dan soliditas antar pimpinan pengadilan agama di Jawa Timur. Selain itu, acara ini juga menjadi forum untuk bertukar pikiran terkait peningkatan kinerja lembaga peradilan agama. Kehadiran seluruh unsur pimpinan menunjukkan komitmen bersama dalam membangun institusi yang lebih baik.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Ketua PTA Surabaya, tausiah keagamaan, serta sesi ramah tamah. Tausiah yang disampaikan mengangkat tema pentingnya keikhlasan dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PTA Surabaya juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga profesionalisme dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan kerja sama yang solid dan komunikasi yang efektif antar lembaga. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Acara Halal Bihalal ini berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat persatuan di lingkungan peradilan agama. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mempererat hubungan dan meningkatkan kualitas kerja. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antar pengadilan agama di Jawa Timur semakin kuat dan harmonis. Selain itu, interaksi langsung antar pimpinan juga dinilai mampu mengurangi kesenjangan komunikasi yang selama ini mungkin terjadi. Momentum kebersamaan ini menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang. Para peserta juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi ringan mengenai berbagai tantangan administratif dan teknis yang dihadapi di satuan kerja masing-masing. Tidak hanya itu, suasana santai dalam kegiatan ini turut mendorong terciptanya ide-ide baru yang konstruktif. Halal Bihalal ini juga menjadi ajang memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Dengan semangat kebersamaan tersebut, seluruh peserta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan agama.

Sebagai penutup, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Salah satu pesan yang disampaikan dalam acara tersebut berbunyi, “Silaturahmi bukan hanya memperpanjang umur, tetapi juga memperkuat amanah dalam setiap langkah pengabdian.” Pesan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh aparatur peradilan agama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Surabaya, 7–8 April 2026 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Teknologi Informasi wilayah KPTA Surabaya selama dua hari, yakni pada 7 hingga 8 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan diikuti oleh perwakilan satuan kerja yang mendapat undangan dati PTA Surabaya, termasuk Muhammad Ismail Hasan, S.Kom., Pranata Komputer dari Pengadilan Agama Ngawi.
Rakor ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar satuan kerja dalam pengembangan inovasi teknologi informasi, khususnya dalam mendukung digitalisasi layanan peradilan. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi serta mengembangkan sistem aplikasi yang telah berjalan. Salah satu agenda utama dalam rakor ini adalah pembahasan progres pengembangan fitur pada aplikasi Satria Majapahit. Fitur tersebut dirancang untuk mengelola data hasil sinkronisasi dari seluruh Pengadilan Agama se-Jawa Timur menjadi informasi yang lebih terstruktur dan mudah diakses oleh para pemangku kepentingan (stakeholder).
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Ismail Hasan, S.Kom. turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan pemaparan terkait implementasi serta tantangan dalam pengembangan fitur. Ia menyampaikan pentingnya pengolahan data yang akurat dan terintegrasi guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif di lingkungan peradilan agama.

Pembahasan dalam rakor berlangsung secara intensif dan komprehensif. Para peserta mendalami berbagai aspek teknis dalam pengembangan fitur Satria Majapahit, mulai dari proses sinkronisasi data, validasi informasi, hingga penyajian data dalam bentuk yang informatif dan mudah dipahami. Selain itu, dibahas pula pentingnya menjaga konsistensi dan kualitas data yang dihasilkan dari masing-masing satuan kerja. Para peserta juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi agar mampu mengikuti perkembangan sistem yang semakin kompleks. Tidak hanya itu, aspek keamanan data menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pengembangan. Kolaborasi antar tim IT dari berbagai satuan kerja dinilai sangat penting untuk menciptakan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan. Evaluasi terhadap fitur yang telah berjalan juga menjadi bahan diskusi untuk perbaikan ke depan. Dengan adanya forum ini, diharapkan setiap kendala yang dihadapi dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Rakor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan peradilan agama wilayah Jawa Timur.


Kegiatan rakor berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Diskusi yang interaktif mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas inovasi teknologi informasi yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik. Sebagai penutup, rakor ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dalam pengembangan fitur Satria Majapahit serta mendorong optimalisasi pemanfaatan data bagi kebutuhan stakeholder. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pesan, “Data yang dikelola dengan baik akan menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan peradilan yang transparan, akuntabel, dan responsif.”
Page 7 of 93
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi