Jl. Ir. Soekarno Ngawi, Ngawi, Jawa Timur
Block
Selamat Datang di Website
PENGADILAN AGAMA NGAWI
PENGUMUMAN
Pengumuman
PROFIL SDM
Profil SDM
STATISTIK PEKARA
Statistik Perkara
BERITA LAINNYA
Berita Terkini

Pemkab Ngawi Beri Apresiasi kepada PA Ngawi atas Perolehan Peringkat 1 Nasional Pelaksanaan Mediasi

kab ngawi 22 april 2026

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Pengadilan Agama (PA) Ngawi memperkuat sinergi dalam pelaksanaan mediasi bagi masyarakat Kabupaten Ngawi melalui sebuah kegiatan yang digelar di Hotel Nata, Rabu (22/4). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan kerja sama antara kedua institusi, menyusul capaian PA Ngawi yang berhasil meraih peringkat pertama nasional dalam pelaksanaan mediasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Momentum ini menjadi penting dalam upaya meningkatkan penyelesaian sengketa secara damai dan efisien di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., Ketua Pengadilan Agama Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kolaborasi yang konstruktif antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan agama, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih humanis kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh PA Ngawi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan publik yang semakin baik. Pemerintah Kabupaten Ngawi, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai inovasi dan upaya yang dilakukan PA Ngawi, khususnya dalam mendorong penyelesaian perkara melalui mediasi yang lebih cepat, murah, dan berkeadilan.

Ketua PA Ngawi, menjelaskan bahwa keberhasilan meraih peringkat pertama nasional tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid serta dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Ia menambahkan bahwa mediasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menyelesaikan perkara secara damai tanpa harus melalui proses persidangan yang panjang. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga menjaga hubungan baik antar pihak yang bersengketa.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dan PA Ngawi dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama, kedua belah pihak sepakat untuk terus mendorong optimalisasi mediasi sebagai solusi penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya mediasi, meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan, serta menghadirkan sistem hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, sinergi ini juga membuka ruang bagi inovasi pelayanan berbasis kolaboratif yang dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, PA Ngawi optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih di tingkat nasional. Upaya bersama ini sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat luas. “Mediasi bukan sekadar proses hukum, tetapi jalan menuju penyelesaian yang adil, damai, dan bermartabat bagi semua pihak,” menjadi pesan yang menguat dalam kegiatan tersebut.

 

  • Hits: 172

Milad IKAHI ke-73 Dorong Profesionalisme Hakim Dan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik

IKAHI 22 APRIL 2026

Ngawi, 22 April 2026 — Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) menggelar Seminar Nasional yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 dilaksanakan pada tanggal 21–22 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara terpusat di Balairung Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia dan diikuti secara daring melalui Zoom oleh pengurus daerah serta pengurus cabang di seluruh Indonesia, IKAHI Ngawi mengikuti acara ini di ruang Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Acara tersebut mengusung tema “Hakim Terpercaya, Rakyat Sejahtera” sebagai refleksi peran strategis hakim dalam menegakkan keadilan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Partisipasi IKAHI Ngawi dalam kegiatan ini diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., Ketua Pengadilan Negeri Ngawi Raja Mahmud, S.H., M.H., serta seluruh hakim dari lingkungan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Ngawi. Mereka mengikuti rangkaian acara secara daring dengan penuh antusias dari Media Center PA Ngawi, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan IKAHI.

 

Selama dua hari pelaksanaan, seminar menghadirkan berbagai narasumber kompeten yang membahas isu-isu aktual terkait peradilan, termasuk tantangan digitalisasi hukum, etika profesi hakim, serta upaya peningkatan pelayanan publik di lembaga peradilan. Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan dan pengalaman, sehingga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi kemajuan dunia peradilan di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang IKAHI selama 73 tahun, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas antarhakim di seluruh Indonesia. Dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan, para peserta diingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban oleh profesi hakim sebagai penjaga keadilan. Sejalan dengan tema yang diangkat, integritas dan kepercayaan publik menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Hakim yang berintegritas adalah pilar utama tegaknya keadilan, dan dari keadilan itulah kesejahteraan rakyat akan tumbuh,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

  • Hits: 163

PTA Surabaya Adakan Pembinaan Monitoring dan Evaluasi PNBP Fungsional Dari BADILAG

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menyelenggarakan kegiatan pembinaan pada Senin, 20 April 2026, yang berfokus pada Monitoring dan Evaluasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama terkait pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) fungsional di lingkungan Badan Peradilan Agama. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PTA Surabaya sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola administrasi dan keuangan peradilan yang transparan dan akuntabel. Acara tersebut diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom oleh seluruh Pengadilan Agama wilayah PTA Surabaya. PA Ngawi, dihadiri oleh Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H., yang didampingi oleh Bendahara Penerima Riofitri Susanti, A.Md., serta Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., yang turut didampingi oleh Kasir Nur Fitriyan Syah, S.H.

Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait mekanisme pengelolaan PNBP fungsional, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan administrasi keuangan di satuan kerja peradilan agama. Selain itu, agenda ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara PTA Surabaya dengan satuan kerja di bawahnya dalam rangka optimalisasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Monitoring dan evaluasi ini dinilai pentinguntuk memastikan bahwa setiap penerimaan negara dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

PTA 20 APRIL 2026

PTA Surabaya dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan PNBP fungsional harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi atas implementasi kebijakan yang telah berjalan di masing-masing satuan kerja. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan serta pengalaman terkait pengelolaan PNBP di unit kerja masing-masing. Pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar satuan kerja peradilan agama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan integritas aparatur peradilan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebagai penutup, PTA Surabaya menegaskan pesan penting dalam pembinaan tersebut bahwa "pengelolaan keuangan negara bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal integritas". Demikian disampaikan dalam sesi pengarahan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk PA Ngawi, semakin optimal dalam melaksanakan pengelolaan PNBP fungsional secara profesional dan akuntabel.

  • Hits: 113

Seminar Latsar CPNS PA Ngawi Dorong Digitalisasi Layanan Legalisir Akta Cerai Online

Alfira 20 April 2026

Seminar Evaluasi Latsar CPNS Pengadilan Agama Ngawi yang diikuti oleh Alfira Nurdiana, A.Md.Kom., digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kampus Badan Strategi dan Diklat Hukum dan Peradilan c.q. Pusdiklat Manajemen. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan aktualisasi dalam Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan mengukur capaian kompetensi peserta. Seminar berlangsung secara formal dengan menghadirkan sejumlah penguji dan pihak terkait, serta diikuti secara daring oleh mentor peserta, Hakim Pengadilan Agama Ngawi, Muh Yusuf, S.H.I., M.H.

Dalam seminar tersebut, Alfira memaparkan inovasi bertajuk “Digitalisasi Legalisir Akta Cerai Online Berbasis QR Code”. Inovasi ini dirancang sebagai solusi atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam proses legalisir dokumen akta cerai. Melalui pemanfaatan teknologi QR code, masyarakat diharapkan dapat melakukan verifikasi dokumen secara mandiri tanpa harus datang langsung ke kantor pengadilan.

Kegiatan seminar evaluasi ini tidak hanya menjadi ajang presentasi hasil aktualisasi, tetapi juga forum diskusi yang konstruktif antara peserta, penguji, dan mentor. Muh Yusuf yang hadir secara daring memberikan sejumlah masukan strategis guna menyempurnakan implementasi inovasi tersebut. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem digital yang diusulkan.

Pelaksanaan seminar berjalan dengan tertib dan interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Alfira Nurdiana memulai presentasi dengan menjelaskan latar belakang permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam proses legalisir akta cerai yang masih dilakukan secara manual dan cenderung memakan waktu. Ia kemudian menguraikan tujuan inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi layanan publik serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan. Dalam pemaparannya, Alfira juga menjelaskan tahapan perancangan sistem, mulai dari analisis kebutuhan, desain aplikasi, hingga uji coba penggunaan QR code sebagai alat verifikasi dokumen. Para penguji memberikan berbagai pertanyaan kritis terkait keamanan data, potensi kendala teknis, serta integrasi sistem dengan layanan yang sudah ada. Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme semua pihak dalam mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan agama. Selain itu, Alfira juga memaparkan hasil uji coba yang menunjukkan adanya peningkatan kecepatan layanan secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa CPNS mampu menghadirkan gagasan inovatif yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Alfira menyampaikan harapannya agar inovasi yang diusung dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di Pengadilan Agama Ngawi. “Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan hukum yang lebih mudah diakses, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya. Seminar evaluasi ini menjadi langkah penting dalam mencetak aparatur sipil negara yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

  • Hits: 112

Inovasi Seminar Latsar CPNS PA Ngawi, QR Code Sebagai Digitalisasi Pelaporan dalam Pengelolaan Sarana Prasarana

Seminar Evaluasi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali digelar sebagai bagian dari proses pembinaan aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas. Kegiatan ini diikuti oleh Araisa Namia, S.T., CPNS Pengadilan Agama Ngawi, dengan mengusung inovasi bertajuk digitalisasi pelaporan kerusakan sarana dan prasarana berbasis QR Code. Seminar tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Kampus Badan Strategi dan Diklat Hukum dan Peradilan c.q. Pusdiklat Manajemen. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguji sekaligus mengevaluasi hasil aktualisasi peserta selama menjalani masa pelatihan dasar.

Seminar ini dihadiri secara daring oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I., yang juga bertindak sebagai mentor dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mentor secara virtual tidak mengurangi esensi pembimbingan, karena proses diskusi dan evaluasi tetap berlangsung aktif dan konstruktif. Dalam kesempatan tersebut, mentor memberikan berbagai masukan strategis guna penyempurnaan inovasi yang dipresentasikan.

Adapun inovasi yang diangkat oleh peserta berfokus pada digitalisasi sistem pelaporan kerusakan sarana dan prasarana melalui pemanfaatan teknologi QR Code. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala dalam pelaporan manual yang dinilai kurang efektif dan efisien. Dengan sistem berbasis QR Code, diharapkan setiap pengguna fasilitas dapat dengan mudah melaporkan kerusakan secara cepat, akurat, dan terdokumentasi secara sistematis. Dalam pemaparannya, Araisa Namia, S.T. menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk meningkatkan responsivitas pengelolaan sarana prasarana sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan agama. Selain itu, inovasi ini juga bertujuan untuk meminimalisasi keterlambatan penanganan kerusakan serta meningkatkan transparansi dalam proses pelaporan. Peserta juga memaparkan tahapan implementasi, mulai dari perancangan QR Code, integrasi dengan sistem pelaporan, hingga evaluasi penggunaan.

Raisa 20 april 2026

Kegiatan seminar berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme dari para penguji maupun peserta lainnya. Berbagai pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan sebagai bagian dari proses evaluasi guna menyempurnakan inovasi yang diusulkan. Diskusi yang berkembang menunjukkan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan dalam mendukung kinerja lembaga peradilan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sesi evaluasi yang berlangsung cukup mendalam, mentor menyoroti pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak hanya berhenti pada tahap aktualisasi Latsar, tetapi dapat benar-benar diimplementasikan secara nyata di satuan kerja. Ia juga menekankan perlunya sinergi antara sumber daya manusia dan dukungan teknologi agar inovasi dapat berjalan optimal. Selain itu, aspek keamanan data menjadi perhatian utama mengingat sistem yang dibangun berbasis digital dan melibatkan pelaporan secara terbuka. Peserta menerima berbagai masukan tersebut dengan baik dan menunjukkan kesiapan untuk melakukan perbaikan. Proses evaluasi ini juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga dalam meningkatkan kapasitas peserta sebagai calon aparatur sipil negara. Tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi permasalahan di lingkungan kerja. Hal ini mencerminkan tujuan utama dari pelatihan dasar CPNS, yaitu membentuk ASN yang kompeten, berintegritas, dan inovatif.

Menutup kegiatan, Ahsan Dawi menyampaikan pesan yang menjadi refleksi penting bagi peserta, “Inovasi bukan hanya tentang ide baru, tetapi tentang keberanian untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata dan berkelanjutan.” Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi.

  • Hits: 125

Page 2 of 93

Visitor :

Today: 40
Yesterday: 83
This Week: 218
Last Week: 1,047
This Month: 3,428
Last Month: 3,213
This Year: 9,702
Last Year: 20,315
Total: 30,017
Indonesia 78.4% Indonesia
United States of America 5.2% United States of America
Singapore 4.7% Singapore
China 3.1% China
Hong Kong 2.7% Hong Kong

Total:

65

Countries

 

Pengadilan Agama Ngawi :

Jl. Ir. Soekarno, Ngawi . Kode Pos 63214

Jawa Timur - Indonesia

Telp. (0351) 749160

Email : pa.ngawi@gmail.com

__________________________________

Social Media :

pa.ngawi

pengadilan.agama.ngawi

pa.ngawi.1882

pengadilanagama.ngawi

pa_ngawi

 

 

Jam Pelayanan :

Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB

Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB

___________________________

Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB

Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB

 

 

Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi

CCTV
Facebook YouTube Instagram WhatsApp X X