Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi
Pengadilan Agama (PA) Ngawi melaksanakan kegiatan pembekalan materi bagi mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Institut Agama Islam (IAI) Ngawi pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Satu PA Ngawi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pendampingan mahasiswa selama menjalankan PKL di lingkungan PA Ngawi. Para mahasiswa mengikuti kegiatan secara tatap muka dengan penuh antusias dan menjaga ketertiban sepanjang acara berlangsung. Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik peradilan di lingkungan Pengadilan Agama. Suasana kegiatan menunjukkan keseriusan peserta dalam menyimak materi yang diberikan.
Materi pembekalan disampaikan oleh Panitera Pengganti PA Ngawi, Ahmad Zamroni, S.H., M.H., yang memaparkan berbagai aspek terkait proses administrasi dan teknis penanganan perkara di pengadilan. Beliau menjelaskan alur penanganan perkara mulai dari pendaftaran, persidangan, hingga penyusunan putusan dan minutasi berkas. Tidak hanya teori, pemateri juga memberikan contoh kasus yang sering ditemui dalam praktik sidang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa. Penjelasan disampaikan secara runtut, interaktif, dan mudah dipahami oleh para peserta. Mahasiswa tampak aktif bertanya terkait tugas-tugas kepaniteraan dan proses peradilan yang mereka jumpai selama PKL.

Kegiatan berlangsung dengan suasana diskusi yang produktif, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan praktis mereka mengenai hukum acara dan tugas-tugas kepaniteraan. Pemateri menekankan pentingnya ketelitian dan integritas dalam setiap langk ah penanganan perkara. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman mahasiswa terkait peran panitera pengganti dalam membantu hakim memastikan kelancaran proses persidangan. Para mahasiswa sangat terbantu dengan informasi konkret yang diberikan melalui simulasi singkat dan penjelasan berbasis pengalaman nyata di ruang sidang. Dengan adanya pembekalan seperti ini, mahasiswa dapat lebih siap menjalankan tugas-tugas PKL secara profesional.
Pada akhir kegiatan, pemateri menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan pengalaman PKL sebagai bekal berharga dalam perjalanan akademik maupun karier mereka di masa depan. “PKL di pengadilan bukan hanya tentang melihat proses sidang, tetapi tentang belajar disiplin, akurasi, dan tanggung jawab dalam melayani pencari keadilan,” ujar Ahmad Zamroni. Pesan tersebut memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan wawasan mereka di bidang peradilan. Dengan selesainya pembekalan ini, PA Ngawi berharap mahasiswa PKL IAI Ngawi dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara maksimal selama menjalankan kegiatan praktik. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen PA Ngawi dalam mendukung pendidikan hukum bagi generasi muda. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi melaksanakan kegiatan Senam Sehat Bersama pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Halaman Belakang PA Ngawi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar PA Ngawi, mulai dari pimpinan, aparatur, hingga tenaga pendukung. Senam sehat tersebut menjadi agenda rutin yang bertujuan menjaga kebugaran jasmani sekaligus mempererat kekompakan internal. Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak pagi hari dengan suasana penuh semangat dan antusias. Kehadiran seluruh peserta mencerminkan komitmen PA Ngawi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.

Senam sehat dipandu oleh instruktur yang membawakan gerakan-gerakan pemanasan, latihan inti, hingga pendinginan yang mudah diikuti oleh seluruh peserta. Para aparatur PA Ngawi tampak mengikuti rangkaian gerakan dengan ceria dan kompak, menciptakan suasana menyenangkan di awal hari kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana relaksasi bagi pegawai setelah menjalani rutinitas tugas pelayanan dan administrasi yang padat. Selain itu, senam bersama ini turut memberikan ruang interaksi positif antarpegawai di luar suasana formal pekerjaan. Momentum ini membawa energi baru bagi seluruh peserta untuk kembali bekerja dengan lebih segar.

Pelaksanaan senam sehat di halaman belakang PA Ngawi berlangsung aman dan tertib berkat dukungan seluruh peserta yang menjaga ketertiban selama kegiatan. Panitia juga memastikan area kegiatan dalam kondisi bersih dan aman untuk digunakan. Senam sehat menjadi salah satu bentuk komitmen PA Ngawi dalam mendorong gaya hidup aktif bagi seluruh pegawai. Kegiatan ini juga memperkuat budaya kebersamaan yang selama ini menjadi nilai penting dalam organisasi. Dengan terciptanya suasana positif seperti ini, produktivitas dan kinerja pegawai diharapkan dapat semakin meningkat.

Pada penutupan kegiatan, salah satu peserta menyampaikan pesan bahwa menjaga kesehatan adalah bagian penting dari tugas sebagai aparatur. “Kebugaran fisik sangat memengaruhi kualitas pelayanan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bekerja lebih fokus, lebih cepat, dan lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya. Kutipan tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi kualitas kerja secara keseluruhan. Dengan berakhirnya kegiatan senam ini, PA Ngawi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala. Senam sehat juga diharapkan menjadi budaya positif yang terus berkembang di lingkungan PA Ngawi. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi mengikuti kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan rangkaian resmi pembinaan pegawai yang diwajibkan bagi seluruh PPPK yang telah diangkat berdasarkan formasi di lingkungan peradilan agama. PA Ngawi mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Media Center PA Ngawi, yang telah dipersiapkan sebagai sarana pelaksanaan orientasi berbasis virtual. Suasana kegiatan berjalan tertib dan penuh konsentrasi dari para peserta yang turut hadir. Kehadiran PA Ngawi menunjukkan komitmen satuan kerja dalam mendukung penguatan kompetensi dan profesionalitas aparatur peradilan.

Dalam kegiatan tersebut, PA Ngawi diwakili oleh dua peserta PPPK, yaitu Umbar Muchsid dan Sugeng Hartanto, yang mengikuti orientasi secara penuh sesuai jadwal yang ditetapkan panitia pusat. Peserta mendapatkan pemaparan terkait nilai dasar ASN, kode etik dan perilaku, manajemen kinerja, serta peran strategis PPPK dalam mendukung tugas-tugas administrasi peradilan. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten melalui platform daring yang telah disediakan. Para peserta dari PA Ngawi menyimak setiap penjelasan dengan seksama dan melakukan pencatatan terhadap poin-poin penting. Kehadiran kedua peserta menunjukkan keseriusan PA Ngawi dalam memastikan seluruh PPPK siap melaksanakan perannya secara profesional.
Pelaksanaan orientasi berlangsung interaktif, karena peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi dan prosedur pembelajaran lanjutan. Situasi ini memungkinkan peserta memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait tugas dan tanggung jawab sebagai PPPK di lingkungan peradilan agama. PA Ngawi juga memastikan fasilitas pendukung seperti jaringan internet, perangkat audio, dan layar proyeksi berjalan dengan baik selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian acara dapat diikuti tanpa kendala berarti, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung optimal. Dengan demikian, orientasi ini menjadi langkah awal yang penting bagi peningkatan kualitas SDM aparatur PA Ngawi.

Pada akhir kegiatan, panitia orientasi menyampaikan pesan agar seluruh peserta mampu menjaga integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian setelah mengikuti pembekalan ini. “Orientasi bukan hanya pengetahuan formal, tetapi landasan etika dan komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati sebagai bagian dari aparatur peradilan,” demikian pesan penutup yang disampaikan oleh narasumber. Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi peserta dari PA Ngawi untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam bekerja. Dengan selesainya kegiatan ini, PA Ngawi berharap seluruh PPPK mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Orientasi ini sekaligus memperkuat kesiapan PA Ngawi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi menerima kunjungan studi banding dari Pengadilan Agama Kabupaten Madiun pada Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Ruang Ketua PA Ngawi. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan resmi yang dikirimkan PA Kabupaten Madiun mengenai pembelajaran sistem Layanan Antrian Online Sidang, sebagaimana tercantum dalam surat balasan PA Ngawi. Pertemuan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan secara tatap muka dalam suasana formal namun tetap komunikatif. PA Ngawi menyambut rombongan tamu dengan penuh keterbukaan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kolaborasi antar-satuan kerja peradilan. Kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk berbagi praktik baik yang telah diterapkan PA Ngawi.
Dalam pertemuan tersebut, PA Ngawi dihadiri langsung oleh Ketua PA Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H., Plh. Sekretaris Antoni Windika, S.H., Kasubbag Umum dan Keuangan M. Luthfi Hapsoro, S.H., Panitera Muda Hukum Khoirurrozi, S.Sy., serta Prakom PA Ngawi Ismail Hasan. Kehadiran jajaran struktural dan fungsional tersebut memastikan proses diskusi dapat berlangsung menyeluruh mencakup aspek administratif, teknis, dan pengelolaan aplikasi. Delegasi dari PA Kabupaten Madiun disambut dan dipersilakan untuk berdiskusi mengenai implementasi layanan antrian online yang saat ini telah diterapkan PA Ngawi. Pertemuan diwarnai dengan pertukaran informasi mengenai tantangan dan solusi yang ditemui dalam pengelolaan layanan. Antusiasme peserta menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan publik peradilan.

PA Ngawi dalam pertemuan ini memaparkan secara rinci alur layanan antrian online, mulai dari mekanisme pendaftaran, pemrosesan data, penerbitan nomor antrian, hingga pemanggilan sidang berbasis sistem. Tim teknis menjelaskan bahwa sistem tersebut bertujuan mempercepat pelayanan, mengurangi antrean fisik, serta meningkatkan akurasi data kehadiran para pihak. Delegasi PA Kabupaten Madiun juga mengajukan pertanyaan terkait integrasi aplikasi dengan sistem SIPP dan kesiapan infrastruktur yang dibutuhkan. Diskusi berlangsung aktif, dengan berbagai contoh kasus dijelaskan untuk memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan sistem. Pertemuan ini memberikan ruang bagi kedua satuan kerja untuk saling menguatkan pemahaman mengenai pelayanan digital peradilan.
Menutup kegiatan, Ketua PA Ngawi menyampaikan apresiasi atas inisiatif studi banding tersebut sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan. Beliau menegaskan bahwa kerja sama antar-instansi peradilan menjadi kunci mempercepat transformasi digital di lingkungan peradilan agama. “Berbagi praktik baik adalah bagian dari ibadah pelayanan; semakin banyak yang kita bagikan, semakin kuat peradilan ini kita bangun bersama,” ujarnya. Pesan tersebut menjadi momentum bagi kedua pihak untuk terus berkomitmen dalam menghadirkan layanan yang modern, efisien, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan berakhirnya kegiatan, PA Ngawi berharap sinergi ini dapat berlanjut pada kerja sama teknis lainnya di masa mendatang. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi mengikuti Rapat Koordinasi Badan Peradilan Agama (Badilag) yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang melibatkan seluruh Sekretaris Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama di Indonesia sebagaimana tercantum dalam undangan resmi Badilag. PA Ngawi mengikuti kegiatan tersebut dari Media Center PA Ngawi, yang telah disiapkan sebagai ruang koordinasi virtual. Pelaksanaan berlangsung tertib dengan dukungan perangkat teknologi yang memadai. Suasana rapat menunjukkan keseriusan satuan kerja dalam menyimak arahan dari Badilag.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plh. Sekretaris PA Ngawi, Antoni Windika, S.H., yang mewakili satuan kerja dalam forum koordinasi tersebut. Kehadiran Plh. Sekretaris menegaskan komitmen PA Ngawi dalam memastikan seluruh instruksi, kebijakan, dan pembaruan dari Badilag dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan tepat. Dalam rapat tersebut, Badilag membahas sejumlah agenda penting terkait penguatan administrasi, optimalisasi layanan publik, serta peningkatan efektivitas manajemen peradilan. Para peserta dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia mengikuti arahan dan paparan materi dengan penuh perhatian. Kesiapan PA Ngawi mengikuti rapat ini menunjukkan keseriusan satuan kerja dalam mendukung kebijakan strategis peradilan agama.

Selama rapat berlangsung, narasumber dari Badilag memberikan sejumlah penekanan terkait transparansi tata kelola, penyempurnaan sistem administrasi perkara, serta langkah-langkah penguatan peran Sekretaris sebagai pengelola manajemen satuan kerja. Plh. Sekretaris PA Ngawi aktif mencermati setiap materi yang disampaikan, mencatat poin-poin strategis, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan internal satuan kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi satuan kerja untuk meningkatkan kinerja sesuai indikator yang ditetapkan Badilag. Dengan mengikuti rapat koordinasi ini, PA Ngawi memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai arah kebijakan dan prioritas manajemen peradilan di tahun berjalan. Rapat tersebut juga memberikan kesempatan bagi satuan kerja untuk memahami langkah-langkah yang harus disiapkan dalam menghadapi agenda kerja berikutnya.

Pada penutupan rapat, disampaikan pesan agar seluruh satuan kerja peradilan agama terus meningkatkan kinerja melalui kolaborasi, ketertiban administrasi, dan kepatuhan terhadap kebijakan strategis Badilag. “Penguatan manajemen bukan hanya tugas struktural, tetapi tanggung jawab seluruh aparatur untuk memastikan peradilan berjalan bersih, efektif, dan melayani,” demikian salah satu pesan penutup yang disampaikan dalam forum. Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh peserta rapat, termasuk PA Ngawi, untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan mengikuti rapat koordinasi ini, PA Ngawi berkomitmen melaksanakan seluruh arahan yang diterima sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola peradilan yang lebih profesional. Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan layanan peradilan di masa mendatang. RF
Page 31 of 90
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi