Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Pengadilan Agama (PA) Ngawi melalui Pranata Komputer Ismail Hasan, yang merupakan bagian dari tim penyusun dan pengembang aplikasi Satria Majapahit, mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Tim IT Pengadilan Tinggi Agama Surabaya pada Rabu, 10 Desember 2025. Rapat ini dilakukan melalui Zoom Meeting dan diikuti langsung dari ruang kerja PA Ngawi. Kegiatan ini membahas secara khusus tahapan lanjutan pembuatan aplikasi Satria Majapahit yang dirancang sebagai sistem penyediaan data dan informasi bagi stakeholder yang telah menjalin kerja sama dan MoU dengan PTA Surabaya. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan sistem agar mampu menyajikan data yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Suasana rapat berlangsung interaktif dengan fokus pada penguatan struktur aplikasi dan penyempurnaan fitur yang sedang dikembangkan.
Dalam sesi pemaparan awal, Tim IT PTA Surabaya menjelaskan konsep dasar aplikasi Satria Majapahit sebagai platform informasi terintegrasi. Aplikasi ini akan menjadi pusat data yang dapat diakses stakeholder sesuai kewenangan berdasarkan MoU yang telah disepakati, seperti pemerintah daerah, lembaga pendidikan, kementerian, maupun instansi lain yang memiliki hubungan kerja sama dengan peradilan agama. Tim IT menjelaskan struktur fitur utama, termasuk dashboard informasi pegawai, data perkara, MoU aktif, serta pemetaan stakeholder. Ismail Hasan mengikuti penjelasan ini secara mendalam karena keterlibatannya langsung dalam perancangan modul dan tampilan aplikasi. Penyampaian konsep tersebut menjadi fondasi penting dalam penyelarasan pemahaman seluruh tim pengembang.

Sesi diskusi berlangsung aktif ketika para peserta, termasuk perwakilan PA Ngawi, memberikan masukan terkait kebutuhan data dan tampilan antarmuka aplikasi. Ismail Hasan mengusulkan beberapa penyesuaian teknis terkait struktur penyajian data agar lebih mudah dipahami oleh stakeholder yang memiliki tingkat literasi digital berbeda-beda. Beliau juga menyampaikan pentingnya mengoptimalkan responsivitas dashboard agar aplikasi dapat diakses dengan baik melalui perangkat laptop maupun mobile. Tim IT PTA Surabaya menerima seluruh masukan tersebut untuk dipertimbangkan dalam pengembangan berikutnya. Kolaborasi antara PTA Surabaya dan satker pengadilan agama menjadi kunci dalam menghasilkan aplikasi yang sesuai kebutuhan lapangan.

Pada penutup rapat, Tim IT PTA Surabaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengembang, termasuk PA Ngawi, atas kontribusi aktif dalam proses pembangunan aplikasi ini. Mereka menekankan bahwa kualitas aplikasi sangat bergantung pada kekompakan dan komunikasi yang terjalin dalam tim penyusun. “Satria Majapahit bukan hanya aplikasi, tetapi wajah keterbukaan informasi dan kualitas layanan kita kepada para stakeholder. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan sistem yang benar-benar bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar perwakilan Tim IT PTA Surabaya. Pesan tersebut menjadi motivasi bagi PA Ngawi untuk terus mendukung penyempurnaan aplikasi hingga tahap implementasi. Dengan selesainya koordinasi ini, PA Ngawi siap melanjutkan pengembangan modul sesuai arahan dan timeline yang telah ditetapkan. RF

Ngawi, 9 Desember 2025 – Mushola Al-Mahkamah Pengadilan Agama Ngawi sore ini tampak lebih ramai dari biasanya. Usai salat Ashar berjamaah, para pegawai dan jamaah berkumpul dalam kegiatan Ngaji Tajwid Bersama Ketua PA Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H. Kegiatan ngaji tajwid sore ini dilaksanakan setelah melaksanakan sholat ashar berjamaah yang dimulai pukul 15.00 WIB. Hadir pula Wakil Ketua PA Ngawi Ahsan Dawi, S.H., S.H.I., M.S.I. serta para hakim, panitera, panitera muda, kasubag serta seluruh karyawan karyawati PA Ngawi.

Dengan suasana yang santai namun penuh kekhusyukan, Ketua PA Ngawi memimpin langsung pemahaman ilmu ngaji tajwid. Kegiatan Ngaji Bersama Ketua PA Ngawi kembali digelar dengan materi khusus seputar ilmu tajwid. Menariknya, para jamaah yang hadir tak hanya duduk mendengarkan. Mereka juga membawa buku catatan kecil untuk mencatat poin-poin penting dari kajian yang disampaikan. Hal ini menunjukkan antusiasme dan keseriusan mereka dalam menyerap ilmu agama. Dengan suasana santai namun tetap fokus, Ketua PA Ngawi membimbing langsung pembahasan tajwid, mulai dari hukum bacaan hingga contoh-contoh bacaan dalam Al-Qur’an yang sering dijumpai dalam keseharian.

Salah satu karyawati PA Ngawi, Araisa Namia yang sangat bersemangat dan antusias mengikuti ngaji sore ini. “Senang sekali bisa ikut ngaji langsung bersama Bapak KPA Ngawi. Banyak hal baru yang kami pelajari, dan alhamdulillah bisa dicatat untuk jadi bekal pribadi,” ujar Araisa. Para jamaah yang hadir dengan tekun mencatat poin-poin penting dari penjelasan yang disampaikan, agar bisa dipelajari dan dipraktikkan kembali di rumah maupun saat membaca Al-Qur’an di kemudian hari. Salah satu jamaah mengatakan, “Materi tajwid ini penting banget, apalagi buat kita yang ingin memperbaiki cara baca Al-Qur’an. Alhamdulillah, penjelasan dari Pak Ketua sangat mudah dipahami,” ujar Yanti Muslikah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menambah ilmu, tapi juga mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan PA Ngawi. Ngaji bersama ini akan dijadikan agenda rutin sebagai bagian dari pembinaan rohani dan peningkatan spiritualitas di tempat kerja. Dengan semangat belajar yang tinggi dan lingkungan yang mendukung, kegiatan ngaji seperti ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan warga PA Ngawi. Dengan semangat kebersamaan dan haus akan ilmu, suasana ngaji sore itu pun ditutup dengan senyum dan hati yang lebih tenang. (AM)

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi Internal Pimpinan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Jambu Luwuk Convention Hall & Resort Batu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama se-Jawa Timur sebagai bagian dari konsolidasi kinerja menjelang akhir tahun. Pengadilan Agama Ngawi hadir lengkap yang diwakili oleh Ketua A. Mahfudin, S.Ag., M.H., Panitera Tamaji, S.Ag., M.H., serta Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H.. Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi antar-satuan kerja serta menyelaraskan pelaksanaan program prioritas. Suasana kegiatan berlangsung formal, tertib, dan penuh perhatian dari seluruh peserta.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua PTA Surabaya, Dr. Zulkarnain, S.H., M.H., yang membuka kegiatan dengan menyampaikan urgensi sinkronisasi program antara PTA dan seluruh satuan kerja di bawahnya. Dalam arahannya, Ketua PTA Surabaya menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan tugas, peningkatan kualitas layanan, serta ketepatan laporan kinerja. Beliau juga menegaskan bahwa pertemuan internal ini merupakan forum penting untuk menyamakan langkah sebelum memasuki tahun anggaran berikutnya. Seluruh peserta, termasuk delegasi PA Ngawi, mengikuti penjelasan tersebut dengan seksama. Agenda pembukaan berlangsung penuh kehati-hatian karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan di lingkungan peradilan agama.

Setelah pembukaan, Panitera PTA Surabaya, Dr. Ma’sum Umar, S.H., M.H., memberikan paparan mengenai evaluasi teknis kepaniteraan pada seluruh Pengadilan Agama di wilayah Jawa Timur. Beliau menjelaskan capaian-capaian yang perlu dipertahankan serta menemukan sejumlah kendala yang harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing satuan kerja. Materi yang disampaikan mencakup peningkatan efektivitas penanganan perkara, ketepatan pelaporan, serta perbaikan proses administrasi. Peserta rapat, termasuk PA Ngawi, mencatat poin-poin penting sebagai dasar langkah perbaikan ke depan. Paparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual peradilan agama di tingkat wilayah.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Sekretaris PTA Surabaya, Dr. Naffi, S.Ag., M.H., yang memfokuskan bahasan pada aspek kesekretariatan, serapan anggaran, dan kesiapan administrasi menjelang penutupan tahun. Beliau menegaskan bahwa tata kelola yang baik harus berjalan seiring dengan akuntabilitas kinerja dan kedisiplinan seluruh aparatur. Sekretaris PTA Surabaya juga mengingatkan pentingnya kesiapan satker dalam menghadapi berbagai agenda eksternal dan internal pada tahun 2026. Peserta rapat menyimak arahan tersebut dengan penuh perhatian karena menyangkut operasional satuan kerja secara langsung. “Soliditas internal adalah fondasi utama bagi mutu pelayanan peradilan agama. Jika internal kuat, maka pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih baik,” pesan beliau sekaligus menutup sesi pengarahan. Dengan terselenggaranya rapat koordinasi internal ini, PA Ngawi dan seluruh satuan kerja di wilayah PTA Surabaya diharapkan semakin siap dalam menyusun langkah strategis menghadapi tahun mendatang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan, dan mengoptimalkan kinerja aparatur di lingkungan peradilan agama. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi menghadiri Agenda Sosialisasi Produk dan Layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut MoU antara Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan BSI. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Jambu Luwuk Convention Hall & Resort Batu, dengan partisipasi seluruh satuan kerja Pengadilan Agama se-Jawa Timur. PA Ngawi hadir melalui delegasi lengkap, yaitu Ketua PA Ngawi A. Mahfudin, S.Ag., M.H.; Panitera Tamaji, S.Ag., M.H.; serta Sekretaris Benny Hardiyanto, S.H.. Agenda sosialisasi ini digelar setelah sesi pembukaan dan sambutan dari Ketua PTA Surabaya. Suasana kegiatan berjalan dinamis dengan antusiasme peserta yang ingin memahami lebih jauh layanan keuangan syariah yang mendukung peradilan.

Sosialisasi produk disampaikan langsung oleh tim BSI yang memaparkan berbagai layanan keuangan syariah yang dapat diintegrasikan dengan sistem administrasi dan layanan publik pada pengadilan agama. Pemateri dari BSI menjelaskan produk unggulan seperti layanan BSI Smart, Virtual Account, Cash Management System, hingga solusi pengelolaan transaksi non-tunai untuk mendukung transparansi anggaran. Penjelasan disampaikan melalui slide interaktif yang menampilkan keunggulan produk, keamanan sistem, serta efisiensi prosedur layanan. Peserta dari PA Ngawi menyimak materi dengan seksama karena layanan tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pengelolaan keuangan lembaga. Kehadiran BSI dalam agenda ini memberikan gambaran konkret mengenai implementasi MoU dalam konteks pelayanan peradilan.

Selama sesi berlangsung, peserta rapat diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait teknis penggunaan aplikasi BSI, fitur keamanan data, serta integrasi layanan perbankan dengan sistem keuangan pengadilan. Delegasi PA Ngawi ikut serta dalam sesi tanya jawab untuk memastikan bahwa mekanisme penggunaan layanan BSI dapat diterapkan dengan baik di lingkungan peradilan agama. Tim BSI memberikan penjelasan rinci mengenai prosedur implementasi, termasuk pendampingan kepada satuan kerja dalam tahap awal penggunaan layanan. Diskusi berjalan aktif dan memberikan banyak informasi baru bagi perwakilan satker, termasuk PA Ngawi. Agenda ini memperkuat pemahaman peserta terhadap manfaat layanan syariah dalam mendukung tata kelola modern yang transparan dan akuntabel.

Pada akhir sesi sosialisasi, perwakilan BSI menyampaikan pesan penting mengenai komitmen mereka dalam mendukung modernisasi layanan peradilan agama. “Kami hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi sebagai mitra strategis yang ingin memastikan setiap satker dapat mengelola layanan keuangan secara lebih efisien, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujar narasumber BSI. Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta, termasuk PA Ngawi, untuk mendukung penuh implementasi MoU dalam peningkatan layanan publik. Dengan selesainya sesi sosialisasi ini, PA Ngawi siap mengevaluasi produk BSI yang paling relevan dengan kebutuhan satuan kerja. Diharapkan kerja sama ini mampu mendorong transformasi digital peradilan agama menjadi lebih cepat, modern, dan terpercaya. RF

Pengadilan Agama (PA) Ngawi menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut MoU antara Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang diselenggarakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Jambu Luwuk Convention Hall & Resort Batu. Kehadiran PA Ngawi merujuk pada pemanggilan resmi melalui Surat Nomor 6686/KPTA.W13-A/HM2.1.2/XII/2025, yang mewajibkan delegasi dari setiap satuan kerja. PA Ngawi diwakili langsung oleh Ketua PA Ngawi, A. Mahfudin, S.Ag., M.H.; Panitera, Tamaji, S.Ag., M.H.; serta Sekretaris, Benny Hardiyanto, S.H.. Kehadiran ketiganya mencerminkan komitmen penuh PA Ngawi dalam mendukung koordinasi strategis tingkat wilayah. Sesi pembukaan berlangsung resmi dan kondusif dengan partisipasi seluruh pimpinan Pengadilan Agama se-Jawa Timur.
Pada awal acara, para peserta dipersilakan memasuki ruangan dan menempati tempat sesuai daftar satker yang telah ditentukan panitia. Pembawa acara membacakan susunan agenda yang mencakup pembukaan, sambutan pimpinan, serta pemaparan teknis yang akan digelar pada sesi berikutnya. Delegasi PA Ngawi mengikuti rangkaian awal ini dengan seksama, menunjukkan kesiapan untuk menerima arahan strategis dari PTA Surabaya. Kegiatan pembukaan ini menjadi dasar untuk menyelaraskan persepsi seluruh peserta sebelum memasuki agenda teknis implementasi MoU. Atmosfer acara terasa formal dan penuh kesungguhan dari seluruh perwakilan pengadilan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan resmi Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, yang menekankan arti penting kerja sama dengan BSI dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas layanan peradilan agama. Dalam sambutannya, Ketua PTA Surabaya menjelaskan bahwa MoU ini merupakan langkah strategis menuju modernisasi layanan keuangan syariah di lingkungan peradilan. Beliau menegaskan bahwa keterlibatan aktif setiap satuan kerja, termasuk PA Ngawi, sangat diperlukan agar implementasi MoU dapat berjalan optimal. Delegasi PA Ngawi menyimak sambutan tersebut dengan penuh perhatian sebagai pedoman pelaksanaan tugas ke depan. Sambutan ini menjadi fondasi dalam merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dibahas lebih lanjut pada sesi berikutnya.

Pada penutup sesi, Ketua PTA Surabaya menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh peserta rapat koordinasi. “Keberhasilan MoU ini bertumpu pada kesungguhan setiap satker dalam menjalankan perannya. Kolaborasi, integritas, dan kepatuhan adalah kunci utama untuk mewujudkan pelayanan peradilan yang lebih modern dan terpercaya,” ujarnya. Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh delegasi, termasuk PA Ngawi yang diwakili oleh A. Mahfudin, Tamaji, dan Benny Hardiyanto, untuk terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas. Dengan selesainya sesi pembukaan dan sambutan, delegasi PA Ngawi siap melanjutkan agenda koordinasi berikutnya dengan penuh komitmen. Acara ini diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan peradilan agama. RF
Page 29 of 90
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi