![]()
Ngawi, 6 April 2026 — Pengadilan Agama (PA) Ngawi menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) bidang kesekretariatan yang dilaksanakan di Media Center Pengadilan Agama Ngawi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris PA Ngawi, Benny Hardiyanto, S.H., serta dihadiri oleh seluruh staf kesekretariatan.
Rapat ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi rutin terhadap kinerja administrasi kesekretariatan sekaligus sebagai forum pembahasan berbagai agenda strategis kepegawaian. Dalam rapat tersebut, sejumlah isu penting dibahas secara komprehensif guna meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pelayanan internal di lingkungan PA Ngawi.
Salah satu fokus utama dalam monev ini adalah pembahasan usulan kepegawaian, yakni kenaikan gaji berkala bagi 8 pegawai serta kenaikan pangkat bagi 4 pegawai. Usulan tersebut menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan hak dan pengembangan karier aparatur sipil negara di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi.
Selain itu, rapat juga membahas terkait pengajuan cuti besar untuk menunaikan ibadah haji bagi Ketua PA Ngawi A. MAHFUDIN, S.Ag., M.H., Panitera Tamaji, serta Panitera Pengganti Bu Nisa yang saat ini masih dalam proses. Hal ini menjadi bagian dari agenda administrasi kepegawaian yang harus dipantau secara berkala agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Sekretaris PA Ngawi Benny Hardiyanto, S.H. menyoroti capaian Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) yang saat ini berada pada angka 80, masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 85. Ia menegaskan bahwa peningkatan nilai IP ASN harus menjadi perhatian bersama dengan melakukan berbagai upaya perbaikan, termasuk peningkatan kompetensi dan kedisiplinan pegawai. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan aset yang terukur dan terdokumentasi dengan baik. Menurutnya, nilai indeks pengelolaan aset harus didukung dengan perhitungan yang jelas serta monitoring data yang berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa pengelolaan aset yang baik akan berdampak pada akuntabilitas kinerja lembaga. Oleh karena itu, setiap bagian diminta untuk lebih cermat dalam melakukan pencatatan dan pelaporan. Dalam konteks pembangunan Zona Integritas (ZI), ia juga mengingatkan bahwa capaian kinerja harus terus ditingkatkan, terutama dalam upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hal ini memerlukan komitmen dan kerja sama dari seluruh unsur kesekretariatan. Ia juga menegaskan bahwa evaluasi seperti ini harus dimanfaatkan sebagai sarana perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, seluruh target kinerja dapat tercapai secara optimal.
![]()
![monev kesekretariatan 6 april 2026]()
Rapat berlangsung secara aktif dan partisipatif, di mana seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Diskusi yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan solusi yang konstruktif dan aplikatif.
Sebagai penutup, rapat monev kesekretariatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Ngawi. Sekretaris PA Ngawi menyampaikan pesan, “Evaluasi bukan sekadar menilai, tetapi menjadi langkah nyata untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kerja secara berkelanjutan.”