Tautan Terkait :
- Mahkamah Agung RI
- Kepaniteraan MA RI
- Badan Pengawasan MA RI
- Ditjen Badilag
- PTA Surabaya
- Pemkab Ngawi

Ngawi — Kegiatan tausiyah Ramadhan dilaksanakan di Musholla Al-Mahkamah Pengadilan Agama (PA) Ngawi pada Selasa, 10 Maret 2026. Acara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai PA Ngawi sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan spiritual selama bulan suci Ramadhan. Tausiyah dilaksanakan setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan kerja. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.
Acara tausiyah dipandu oleh Kartika Dwi Ajeng, S.H. yang bertindak sebagai pembawa acara. Dalam memandu jalannya kegiatan, Kartika menyampaikan susunan acara dengan tertib dan terarah. Para pegawai yang hadir mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Tausiyah Ramadhan ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana refleksi diri bagi para pegawai. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat ibadah selama bulan Ramadhan.

Kultum atau kuliah tujuh menit dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Muh Yusuf, S.H.I., M.H. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan materi yang berkaitan dengan konsep pilihan dan takdir dalam kehidupan manusia. Ia menjelaskan bahwa terdapat hal-hal dalam kehidupan yang merupakan ketetapan Allah SWT dan tidak dapat diubah oleh manusia. Namun di sisi lain, manusia juga diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan dalam hidupnya. Penjelasan tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Lebih lanjut, Muh Yusuf menerangkan bahwa takdir adalah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Allah SWT sejak manusia lahir. Contohnya adalah kondisi fisik seseorang yang tidak dapat dipilih sendiri oleh manusia. Ia mencontohkan bahwa bentuk hidung seseorang, apakah pesek atau mancung, merupakan bagian dari takdir yang tidak bisa diubah oleh manusia. Sementara itu, pilihan adalah keputusan yang dapat ditentukan oleh manusia dalam menjalani kehidupannya. Oleh karena itu, manusia bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya.
Dalam tausiyah tersebut, Muh Yusuf juga mencontohkan bahwa urusan jodoh merupakan bagian dari pilihan manusia. Setiap individu memiliki kesempatan untuk menentukan pasangan hidupnya melalui proses dan pertimbangan tertentu. Meski demikian, manusia tetap harus berserah diri kepada Allah SWT atas hasil dari setiap pilihan yang diambil. Pesan ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia merupakan perpaduan antara usaha dan ketentuan Ilahi. Dengan memahami perbedaan tersebut, diharapkan manusia dapat lebih bijak dalam menjalani kehidupan.
Pada akhir tausiyah, Muh Yusuf menyampaikan pesan kepada seluruh pegawai agar selalu berhati-hati dalam menentukan pilihan hidup. Ia menegaskan bahwa setiap pilihan akan membawa konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan. “Manusia memiliki takdir yang tidak dapat dipilih, tetapi dalam banyak hal kehidupan, manusialah yang menentukan pilihannya sendiri,” ujarnya. Kegiatan tausiyah Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan motivasi spiritual bagi seluruh pegawai PA Ngawi untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan integritas dalam bekerja selama bulan suci Ramadhan.
Jam Pelayanan :
Hari Senin - Kamis : 08.00 - 16.00 WIB
Istirahat : 12.00 - 13.00 WIB
___________________________
Hari Jumat : 07.30 - 16.00 WIB
Istirahat : 11.00 - 13.00 WIB
Copyright © 2024 Team IT Pengadilan Agama Ngawi