![Megengan dan Tasyakuran Hakim 18 Februari 2026]()
Pengadilan Agama Ngawi menggelar kegiatan Megengan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan tasyakuran hakim pada 18 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Multimedia Center Pengadilan Agama Ngawi dan dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, seluruh hakim, pejabat struktural, serta seluruh pegawai. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus persiapan dalam menyambut bulan penuh berkah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan di lingkungan satuan kerja.
Megengan yang merupakan tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut Ramadan diisi dengan doa bersama dan tausiyah keagamaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk melaksanakan tasyakuran hakim sebagai wujud syukur atas amanah dan tanggung jawab yang diemban dalam menegakkan hukum dan keadilan. Suasana hangat dan religius terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
![]()
Ketua Pengadilan Agama Ngawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Megengan bukan sekadar tradisi, tetapi sarana refleksi diri sebelum memasuki Ramadan. Ia mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan bulan suci sebagai momentum meningkatkan integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Menurutnya, nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab harus semakin diperkuat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam bekerja. “Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih serta komitmen yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
![]()
Kegiatan yang berlangsung di ruang Multimedia Center tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarpegawai. Dengan terselenggaranya Megengan dan tasyakuran hakim ini, diharapkan seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Ngawi semakin solid dan siap menyambut Ramadan dengan semangat pembaruan. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi modal penting dalam mewujudkan peradilan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.