

Dalam rangka menjaring calon atlet tenis terbaik untuk memperkuat Tim Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Daerah Jawa Timur, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menyelenggarakan kegiatan Tenis Bersama pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai Pengadilan Agama di wilayah Jawa Timur, dan berlangsung dalam suasana penuh semangat sportivitas serta kebersamaan antaraparatur peradilan.
Pengadilan Agama (PA) Ngawi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan perwakilannya, yaitu Panitera PA Ngawi, Tamaji, S.Ag., M.H., yang menjadi salah satu pemain tenis dalam ajang penjaringan tersebut. Kehadiran Panitera PA Ngawi ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan dan pengembangan potensi olahraga di lingkungan peradilan agama, sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antarpegawai di bawah naungan PTA Surabaya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai satuan kerja seperti Pengadilan Agama Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Bojonegoro, Malang, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan lainnya. Selain sebagai ajang seleksi untuk menentukan atlet terbaik yang akan mewakili Jawa Timur dalam kompetisi PTWP ke depan, acara ini juga menjadi wadah untuk mempererat solidaritas dan meningkatkan kebugaran jasmani para aparatur peradilan. Suasana pertandingan berlangsung meriah, diwarnai semangat sportivitas dan kekompakan di antara seluruh peserta.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan muncul semangat baru bagi seluruh warga peradilan agama untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat kerja sama, serta berkontribusi dalam kegiatan positif di luar tugas kedinasan. Olahraga, khususnya tenis, menjadi sarana yang efektif untuk menyeimbangkan fisik dan mental dalam mendukung profesionalisme kerja di lembaga peradilan.
Sebagaimana disampaikan oleh Tamaji, S.Ag., M.H., perwakilan PA Ngawi, “Melalui olahraga tenis, kita tidak hanya melatih ketahanan tubuh, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan solidaritas antarwarga peradilan.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa kegiatan olahraga bersama seperti tenis tidak hanya menciptakan tubuh yang sehat, tetapi juga memperkokoh hubungan kekeluargaan, semangat sportivitas, dan kolaborasi yang harmonis di lingkungan peradilan agama Jawa Timur. RF




